fixmakassar.com – Bagai pesulap menarik kelinci dari topi, Presiden AS Donald Trump kembali membuat gebrakan di dunia perdagangan. Kali ini, sasarannya adalah tarif impor produk pangan dari Brasil. Langkah ini diambil sebagai upaya meredam gejolak harga pangan yang semakin membara di Negeri Paman Sam.
Dalam perintah eksekutif yang dirilis, Trump membebaskan puluhan komoditas pangan dari cengkeraman bea masuk 40% yang sebelumnya menghantui barang-barang asal Brasil. Ibarat oase di padang gurun, kebijakan ini disambut hangat oleh Wakil Presiden Brasil, Geraldo Alckmin. Meski demikian, ia berharap lebih banyak komoditas yang dibebaskan dari belenggu tarif.

Sebelumnya, Trump sempat mengenakan tarif hingga 50% untuk produk-produk Brasil. Namun, bak gayung bersambut, ia kemudian melunak dengan menghapus bea masuk 10% pada pekan lalu. Kebijakan ini resmi berlaku sejak 13 November 2025.
Keputusan Trump ini tak lepas dari tekanan politik yang kuat akibat melambungnya harga bahan makanan di AS. Masyarakat AS menjerit, dan Trump tak punya pilihan selain mencari solusi. Pengecualian tarif ini juga diberikan kepada negara-negara lain seperti Argentina, Ekuador, Guatemala, dan El Salvador.
Dengan langkah ini, Trump berharap harga pangan di AS dapat kembali stabil dan meringankan beban masyarakat. Namun, apakah kebijakan ini akan benar-benar efektif? Waktu yang akan menjawab.






