Berita  

Terungkap! Indonesia Bangun Kampung Haji Megah di Makkah, Bakal Tampung Puluhan Ribu Jemaah!

Mahadana
Terungkap! Indonesia Bangun Kampung Haji Megah di Makkah, Bakal Tampung Puluhan Ribu Jemaah!

fixmakassar.com – Kabar gembira datang dari Tanah Suci bagi umat Muslim Indonesia. Proyek ambisius pembangunan "Kampung Haji" di Makkah, Arab Saudi, kini mulai menancapkan tonggak sejarahnya. Badan Pengelola Investasi Danantara melaporkan progres signifikan yang dijalankan melalui dua jalur strategis secara paralel, laksana dua sayap yang membawa mimpi besar ini terbang.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa jalur pertama berfokus pada penguatan fondasi proyek melalui Kawasan Thakher. Lokasi ini bukan sembarang tempat, melainkan koridor strategis yang hanya berjarak sekitar 2-3 kilometer dari Masjidil Haram, menjadikannya ibarat gerbang utama menuju jantung kota suci. Kawasan Thakher sendiri telah mencakup Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi.

Terungkap! Indonesia Bangun Kampung Haji Megah di Makkah, Bakal Tampung Puluhan Ribu Jemaah!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam proyeksi awal, pengembangan lanjutan di Thakher ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada 2026, dengan operasional hotel tambahan direncanakan mulai 2029, mengikuti kesiapan proyek dan perizinan yang matang. "Fokus kami adalah memastikan setiap langkah dilakukan secara prudent, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang. Kompleks Haji yang kami bangun ini bukan sekadar batu bata dan semen, melainkan proyek strategis lintas generasi," terang Pandu dalam keterangan tertulis yang diterima fixmakassar.com.

Saat ini, Novotel Thakher Makkah telah beroperasi dengan sekitar 1.461 kamar di tiga menara. Namun, visi ke depan jauh lebih besar. Kawasan ini dirancang untuk berkembang hingga sekitar 6.000 kamar dengan estimasi kapasitas mencapai kurang lebih 22.000 jemaah, atau sekitar 10% dari total jemaah haji Indonesia setiap tahunnya. Pengembangan ini tidak hanya difokuskan pada penyediaan akomodasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem layanan jemaah yang lebih terintegrasi, mencakup fasilitas ritel, dukungan logistik, serta berbagai layanan penunjang lainnya. "Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan denyut nadi layanan jemaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan," tegas Pandu.

Sejalan dengan akuisisi Kawasan Thakher, Danantara Indonesia juga tengah aktif mencermati dan mengikuti proses lelang yang dijalankan oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC). Sebagai otoritas pengembangan Kota Makkah, RCMC adalah kompas pembangunan yang menetapkan arah kebijakan, tata kawasan, serta skema pengembangan untuk proyek-proyek strategis di Makkah. Dalam kerangka ini, Danantara Indonesia menempatkan pengembangan Kompleks Haji sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang selaras dengan master plan Kota Makkah dan kerangka kerja yang ditetapkan RCMC.

Dalam kerangka ini, RCMC menawarkan sejumlah plot kawasan dengan berbagai karakteristik lokasi, peruntukan, dan jarak terhadap Masjidil Haram. Prosesnya mencakup tahapan penawaran, evaluasi teknis dan finansial, serta seleksi investor yang dinilai mampu mengembangkan kawasan sesuai master plan Kota Makkah. "RCMC adalah bagian penting dari ekosistem pengembangan Makkah. Kami masih terlibat dalam proses tersebut sebagai bagian dari menjelajahi samudra peluang jangka panjang untuk Kompleks Haji, tentu dengan pendekatan yang sangat selektif dan berbasis kajian menyeluruh," pungkas Pandu, menegaskan komitmen Danantara untuk mewujudkan mimpi besar ini dengan penuh kehati-hatian.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *