Berita  

RI Panen Dolar! 53 Komoditas Pertanian Bebas Tarif ke AS!

Mahadana

fixmakassar.com – Kabar gembira datang dari sektor pertanian Indonesia. Sebanyak 173 pos tarif, yang mewakili 53 kelompok komoditas pertanian unggulan Tanah Air, kini resmi menikmati "karpet merah" menuju pasar Amerika Serikat (AS) dengan bea masuk nol persen. Kebijakan ini merupakan buah manis dari kesepakatan dagang resiprokal antara Jakarta dan Washington, membuka gerbang peluang ekspor yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha di Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, pencapaian monumental ini adalah hasil negosiasi strategis yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. "Ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan manifestasi nyata dari kepemimpinan Bapak Presiden yang menjadikan kepentingan petani sebagai ujung tombak diplomasi ekonomi kita," ujar Amran, seperti dikutip fixmakassar.com. Ia menambahkan, pembebasan tarif ini adalah angin segar yang akan membuat produk pertanian Indonesia lebih kompetitif di panggung global.

RI Panen Dolar! 53 Komoditas Pertanian Bebas Tarif ke AS!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Amran lebih lanjut menjelaskan, akses tarif nol persen ke pasar AS yang sangat besar ini memberikan amunisi baru bagi komoditas pertanian Indonesia. "Dengan tidak adanya bea masuk, produk kita memiliki daya gedor yang jauh lebih kuat. Ini bukan hanya soal harga yang lebih kompetitif, tapi juga tentang membuka cakrawala baru bagi ekspor kita, memberikan harapan dan kesempatan bagi ribuan petani dan pelaku usaha di seluruh pelosok negeri," paparnya.

Namun, Amran mengingatkan bahwa peluang emas ini harus dijemput dengan keseriusan. Kementerian Pertanian berkomitmen penuh untuk memastikan peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar internasional yang ketat, serta kesinambungan pasokan. "Bola emas sudah di kaki kita. Sekarang tugas kita bersama untuk menjaga marwah produk pertanian Indonesia, memastikan bahwa setiap komoditas yang diekspor memenuhi ekspektasi pasar global, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani kita," tegasnya.

Daftar komoditas yang kini bebas tarif masuk ke AS ini sangat beragam, mencerminkan kekayaan agraris Indonesia. Meliputi aneka buah tropis segar seperti pisang, nanas, mangga, durian, dan pepaya. Sektor perkebunan juga diuntungkan dengan masuknya kopi (termasuk enam pos tarif khusus), teh hijau, dan teh hitam. Kekayaan rempah-rempah strategis seperti lada, pala, cengkeh, kayu manis, kapulaga, jahe, dan kunyit juga turut serta. Tak ketinggalan, kakao beserta produk turunannya, minyak sawit, palm kernel oil, serta buah dan inti kelapa sawit, produk olahan buah, tepung dan pati berbasis singkong dan sagu, hingga pupuk mineral berbasis kalium, semuanya kini memiliki keunggulan kompetitif di pasar Paman Sam.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *