fixmakassar.com – Kabar gembira datang dari Taiwan! Negara yang terkenal dengan keindahan alamnya ini akan membagi-bagikan uang tunai sebesar NT$ 10.000 atau sekitar Rp 5.415.000 kepada setiap warganya. Uang ini bak durian runtuh, berkat surplus penerimaan pajak negara yang mencapai angka fantastis. Rencananya, hujan uang ini akan turun pada bulan Oktober mendatang. Layaknya semburan air mancur yang menyegarkan, kabar ini tentu disambut antusias oleh masyarakat Taiwan.
Informasi ini dilansir oleh fixmakassar.com, mengutip laporan Taiwan News. Keputusan ini tak lepas dari usulan Partai Kuomintang (KMT) yang menginginkan peningkatan anggaran pemerintah. Usulan tersebut mencakup tambahan dana untuk pertahanan nasional, bantuan industri dan lapangan kerja, serta bantuan sosial. Jumlahnya pun tak main-main, mencapai ratusan triliun rupiah.

Menariknya, dalam paket anggaran baru yang disetujui, usulan pemerintah untuk memberikan hibah kepada Perusahaan Listrik Taiwan justru tak disertakan. Surplus penerimaan pajak yang mencapai NT$ 3,7619 triliun (sekitar Rp 2.037,05 triliun) di tahun fiskal 2024 menjadi kunci utama kebijakan ini. Angka ini bahkan melampaui perkiraan tahunan, layaknya buah yang lebih ranum dari perkiraan.
Pemerintah Taiwan, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Cho Jung-tai, berharap langkah ini dapat meredam dampak kebijakan tarif dari Amerika Serikat dan gejolak ekonomi global. Pemberian dana segar ini diharapkan menjadi tameng bagi perekonomian dan kesejahteraan warganya. Seperti pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati, langkah ini diharapkan mampu mencegah dampak negatif ekonomi yang lebih besar. Dengan demikian, tambahan anggaran dan bantuan uang tunai ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi perekonomian Taiwan.






