fixmakassar.com – Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, baru-baru ini meluncurkan kunjungan strategis ke Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Bukan sekadar inspeksi biasa, kedatangan beliau ke Rice Milling Unit (RMU) milik PT Sri Tani Berkah ini membawa misi penting: mendorong inovasi yang dapat mengubah limbah menjadi berkah, khususnya pemanfaatan sekam padi yang selama ini sering terabaikan.
Dalam lawatannya, Rizal Ramdhani meninjau langsung operasional mitra makloon BULOG yang menjadi tulang punggung produksi beras untuk program Bantuan Pangan dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Mitra ini adalah garda terdepan dalam memastikan ketersediaan beras berkualitas bagi masyarakat, sebuah peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kualitas dan kuantitas produksi di sini menjadi cerminan komitmen BULOG dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat.

Namun, sorotan utama kunjungan ini adalah ajakan untuk "menyulap" sekam padi. Rizal Ramdhani melihat potensi besar pada limbah penggilingan padi ini, yang selama ini seringkali hanya berakhir sebagai tumpukan tak bernilai. "BULOG sangat mendorong pemanfaatan teknologi agar seluruh hasil samping dari proses penggilingan padi dapat dimanfaatkan secara optimal. Sekam padi yang selama ini sering terbuang, kini bisa diolah menjadi arang atau produk bernilai ekonomi lainnya, memberikan tambahan manfaat signifikan bagi petani dan industri penggilingan padi," tegasnya, seperti dikutip dari keterangan pers fixmakassar.com. Ini bukan hanya tentang mengurangi limbah, tetapi membuka keran pendapatan baru bagi para pelaku di sektor perberasan.
Inovasi pemanfaatan sekam padi ini diharapkan menjadi bibit unggul yang akan tumbuh subur, dimulai dari wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Langkah awal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses penggilingan padi sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Sekam padi, yang dulunya hanya dianggap sampah, kini berpotensi menjadi "emas hitam" yang menguntungkan, mengubah paradigma limbah menjadi aset berharga.
Melalui kunjungan ini, BULOG kembali menegaskan komitmennya untuk merajut kolaborasi erat dengan mitra penggilingan padi. Tujuannya jelas: memastikan kualitas produksi beras tetap prima, mendukung penuh program-program pemerintah, dan pada akhirnya, menaikkan derajat kesejahteraan petani. Ini adalah upaya kolektif untuk memperkuat ekosistem perberasan nasional, menjadikannya lebih tangguh dan berdaya saing di tengah tantangan global.






