Berita  

Rebutan Kursi Emas! 20.000+ Pelamar Berebut Jadi Pemimpin Pegadaian!

Mahadana
Rebutan Kursi Emas! 20.000+ Pelamar Berebut Jadi Pemimpin Pegadaian!

fixmakassar.com – Gelombang besar antusiasme membanjiri program rekrutmen Pegadaian Future Leader Program (PFLP) 2025. Lebih dari 20.000 pelamar, bagai lautan manusia yang haus akan kesempatan emas, berlomba-lomba untuk meraih posisi puncak di perusahaan BUMN ini. Angka tersebut terdiri dari 19.783 pelamar eksternal dari seluruh penjuru Indonesia dan 336 pelamar internal yang merupakan karyawan kontrak. Pendaftaran yang ditutup pada 31 Agustus lalu, menunjukkan betapa Pegadaian kini menjadi magnet bagi talenta-talenta muda Tanah Air.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian, Riana Rifani, menjelaskan bahwa PFLP 2025 dirancang sebagai jembatan emas bagi para calon pemimpin masa depan. Program ini tak hanya sekadar perekrutan, melainkan wadah pengembangan karir yang memberikan kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. "Proses seleksi yang transparan, objektif, dan profesional menjadi kunci utama dalam menemukan talenta-talenta terbaik," ujar Riana dalam keterangan tertulis, Selasa (2/9/2025). Antusiasme tinggi ini, menurutnya, menunjukkan Pegadaian semakin menjadi pilihan karir yang menjanjikan, terutama setelah diresmikan Presiden sebagai pelopor Bank Emas pertama di Indonesia. Kehadiran talenta-talenta baru diharapkan mampu memperkuat transformasi perusahaan dan menjaga relevansi Pegadaian di era digital yang dinamis.

Rebutan Kursi Emas! 20.000+ Pelamar Berebut Jadi Pemimpin Pegadaian!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebagai catatan penting, Pegadaian mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen. Perusahaan menegaskan tidak pernah bekerjasama dengan biro perjalanan manapun dan tidak memungut biaya dalam setiap tahapan seleksi. Informasi resmi hanya dapat diakses melalui situs web resmi Pegadaian dan saluran komunikasi resmi perusahaan. Jangan sampai kesempatan emas ini ternodai oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *