Berita  

Rahasia UMKM Naik Kelas: Bukan Sekadar Modal, Tapi Ini Kuncinya!

Mahadana
Rahasia UMKM Naik Kelas: Bukan Sekadar Modal, Tapi Ini Kuncinya!

fixmakassar.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) baru saja memberikan angin segar bagi hampir 200 UMKM binaannya. Bukan sekadar bantuan modal, KAI memberikan akses untuk mendapatkan sertifikasi halal, izin edar BPOM, dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ketiga hal ini bagaikan tiga kunci emas yang membuka pintu menuju kesuksesan bagi para pelaku UMKM. Sertifikasi halal, ibarat sebuah jaminan mutu dan kepercayaan yang menarik minat konsumen. Sementara izin edar BPOM memastikan keamanan dan kualitas produk, sedangkan HKI melindungi inovasi dan kreativitas mereka agar tetap bernilai tinggi dan berkelanjutan.

Vice President of Corporate Social Responsibility PT KAI, Sandra Pridaswara, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam bidang tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dan CSR KAI. "Sertifikasi halal, BPOM, dan HKI bukanlah sekadar formalitas, melainkan tiket emas menuju masa depan yang cerah," tegas Sandra dalam keterangan resmi yang diterima fixmakassar.com, Sabtu (20/9/2025). Dengan legalitas yang kuat, branding yang kokoh, dan sentuhan inovasi digital, UMKM binaan KAI diharapkan mampu bersaing di pasar global dan menjadi pemain utama di kancah ekonomi internasional.

Rahasia UMKM Naik Kelas: Bukan Sekadar Modal, Tapi Ini Kuncinya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Program ini merupakan hasil kolaborasi apik antara PT KAI dengan Rumah BUMN Bandung, Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya, dan Rumah BUMN Purbalingga. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh. CEO Rumah BUMN Bandung, A Radinal Pramudha Sirat, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan UMKM tidak berjalan sendiri. "Dengan pendampingan, sertifikasi, dan jejaring yang luas, kami ingin UMKM binaan PT KAI menjadi pemain yang disegani, baik di pasar nasional maupun internasional," ujarnya. Program ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh. Layaknya sebuah orkestra, kolaborasi ini diharapkan mampu mengiring UMKM Indonesia menuju panggung dunia.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *