Berita  

Rahasia Laba Bank Mandiri Tembus Rp13,2 Triliun!

Mahadana

fixmakassar.com – Bank Mandiri, bagai kapal pesiar yang melaju kencang di lautan bisnis, berhasil meraih laba bersih Rp13,2 triliun di kuartal pertama 2025. Keberhasilan ini tak lepas dari strategi jitu yang memadukan akselerasi digital dengan ekspansi kredit yang berkelanjutan, layaknya dua sayap yang mengantarkannya terbang tinggi.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, mengungkapkan bahwa sinergi dengan berbagai mitra dan partisipasi aktif dalam program pemerintah menjadi kunci utama. Penguatan pembiayaan di sektor-sektor prospektif, dipadukan dengan digitalisasi layanan finansial, menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. "Sebagai bagian dari BUMN, Bank Mandiri berkomitmen menjaga kinerja sehat, memperluas kolaborasi, dan mengoptimalkan ekspansi bisnis di seluruh wilayah Indonesia," tegas Darmawan dalam paparan kinerja di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Rahasia Laba Bank Mandiri Tembus Rp13,2 Triliun!
Gambar Istimewa : file.fin.co.id

Transformasi digital menjadi jantung strategi pertumbuhan Bank Mandiri. Platform Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri menjadi ujung tombak dalam hal ini. Hingga Maret 2025, Livin’ by Mandiri telah memiliki 30,7 juta pengguna, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,1 miliar transaksi (naik 30% YoY) dan nilai transaksi mencapai Rp1.070 triliun (naik 16% YoY). Kopra by Mandiri juga tak kalah gemilang, mencatatkan volume transaksi 349 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp6.000 triliun (naik 23% YoY).

Gabungan transaksi digital kedua platform tersebut mencapai angka fantastis, yaitu Rp7.066 triliun hingga akhir Maret 2025, menunjukkan pertumbuhan 21,9% secara tahunan. Keberhasilan ini juga berdampak pada efisiensi operasional, terlihat dari rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) yang terjaga di level 38,2%. Livin’ Merchant, diluncurkan Juni 2023, juga turut berkontribusi signifikan dengan 2,6 juta pengguna terdaftar hingga Maret 2025, tumbuh 35% YoY.

Digitalisasi tak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga pendapatan non-bunga konsolidasi yang mencapai Rp11,24 triliun (naik 17,3% YoY). Hal ini didukung oleh pertumbuhan transaksi digital, layanan trade finance, treasury, dan pengelolaan dana. Semua ini berujung pada laba bersih konsolidasi sebesar Rp13,2 triliun (naik 3,9% YoY), membuktikan efektivitas strategi transformasi digital dan efisiensi operasional Bank Mandiri. Return on Equity (ROE) pun terjaga solid di level 20,8%.

Darmawan menegaskan komitmen Bank Mandiri untuk melanjutkan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui akselerasi segmen wholesale dan penguatan ekosistem ritel, sambil tetap menjaga manajemen risiko. Dengan fokus pada peningkatan dana murah dan pembiayaan ke sektor unggulan, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga efisiensi biaya dana dan mendukung ekspansi bisnis secara sehat dan berkesinambungan. (*)

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *