fixmakassar.com – Menteri BUMN, Erick Thohir, melakukan kunjungan silaturahmi yang terkesan misterius ke Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pertemuan yang dibalut nuansa keakraban ini ternyata menyimpan agenda besar: optimalisasi aset BUMN di Jawa Barat. Seperti dua buah kepingan puzzle yang saling melengkapi, Erick Thohir dan Dedi Mulyadi tampak serius membahas potensi Perhutani dan PTPN dalam menunjang program pemerintah.
Dalam unggahan Instagram pribadinya, @erickthohir, Erick Thohir menjelaskan pertemuan tersebut sebagai upaya sinergi antara Kementerian BUMN dan Pemda Jawa Barat. Tujuannya mulia: melindungi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan mengurangi angka kemiskinan. Kolaborasi ini, bagaikan dua aliran sungai yang bersatu, diharapkan mampu mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Namun, di balik pertemuan hangat tersebut, tersimpan teka-teki lain. Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Erick Thohir sempat membocorkan adanya sejumlah Barang Milik Negara (BMN) yang belum diakui Kementerian/Lembaga. Ia menyebut beberapa BMN tersebut terbengkalai akibat sengketa hukum. Meskipun enggan membeberkan detailnya secara terbuka, Erick Thohir berjanji akan menyampaikan informasi tersebut secara tertutup kepada DPR. Rahasia negara yang terselubung rapat ini pun menambah bumbu intrik pada pertemuan di Bandung tersebut. Apakah pertemuan ini menjadi titik awal terungkapnya misteri BMN yang terbengkalai? Hanya waktu yang akan menjawabnya.






