Berita  

Mengejutkan! AMDATARA Siap Guncang Pasar AMDK dengan Inovasi!

Mahadana
Mengejutkan! AMDATARA Siap Guncang Pasar AMDK dengan Inovasi!

fixmakassar.com – Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) baru-baru ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdananya di Novotel Jakarta Pulomas. Forum strategis ini menjadi ajang penting untuk merajut visi, memperkokoh fondasi kolaborasi, dan merumuskan arah kebijakan organisasi. Tujuannya tak lain adalah untuk melahirkan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang tak hanya sehat, tetapi juga berdaya saing tinggi dan berkelanjutan di kancah nasional.

Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu satu setengah bulan sejak berdiri, AMDATARA telah bergerak cepat. Mereka telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Alhamdulillah, kita mendapat dukungan penuh dari pemerintah selaku mitra strategis kami," ujar Karyanto, dalam keterangan tertulis yang diterima fixmakassar.com. Dukungan pemerintah ini ibarat angin segar yang mengisi layar kapal AMDATARA, siap membawanya berlayar lebih jauh.

Mengejutkan! AMDATARA Siap Guncang Pasar AMDK dengan Inovasi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tak hanya itu, AMDATARA juga telah memperkuat jaringannya hingga ke akar rumput dengan mengonsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Karyanto menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah (Pemda), mengingat sebagian besar perusahaan AMDK beroperasi di berbagai wilayah. "Memperkuat jaringan di daerah adalah kunci untuk memberikan layanan optimal kepada anggota dan menjalin kolaborasi erat dengan Pemda," tambahnya.

Sebagai organisasi yang relatif baru, AMDATARA akan memfokuskan energinya pada dua pilar utama. Pertama, mengoptimalkan strategi komunikasi yang adaptif melalui media sosial dan kolaborasi offline. Kedua, memperkuat struktur sekretariat untuk menopang operasional organisasi yang semakin dinamis.

Rakernas perdana AMDATARA ini mengusung tema "Rapatkan Barisan, Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Daya Saing". Agenda utamanya adalah menyelami berbagai isu krusial industri, mulai dari regulasi, standar mutu, keamanan pangan, hingga keberlanjutan. Dari diskusi ini, diharapkan lahir solusi konkret untuk memastikan industri AMDK terus memberikan kontribusi nyata bagi denyut nadi ekonomi Indonesia.

Forum ini juga menjadi arena konsolidasi nasional untuk menyatukan irama langkah menuju visi AMDATARA sebagai asosiasi yang inklusif, kolaboratif, dan berintegritas. Tujuannya adalah mendorong keunggulan industri AMDK melalui peningkatan kualitas, inovasi, praktik ramah lingkungan, serta kepatuhan regulasi yang ketat. Penguatan ini mencakup advokasi kebijakan yang mendukung keberlanjutan, harmonisasi regulasi (seperti SNI, Perizinan Air, Halal, dan EPR), peningkatan kompetensi anggota, penerapan tata kelola akuntabel, dan pembangunan kolaborasi solid.

Sektor AMDK sendiri bukan sekadar penyuplai dahaga, melainkan lokomotif ekonomi yang terus melaju. Dengan pertumbuhan konsisten di kisaran 5-8% per tahun, industri ini menunjukkan vitalitasnya. Kontribusinya terhadap perekonomian nasional sangat signifikan, dengan kapasitas produksi fantastis mencapai 47 miliar liter per tahun, melibatkan lebih dari 700 perusahaan, dan menyerap sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung. Angka-angka ini menunjukkan bagaimana sektor bisnis ini menciptakan gelombang riak positif, menguatkan rantai pasok, mengembangkan UMKM, serta memicu efek berganda bagi sektor ekonomi lainnya.

Berdiri sejak tahun 2025 dan kini menaungi lebih dari 80 perusahaan dengan lebih dari 150 merek AMDK di Indonesia, AMDATARA menegaskan posisinya sebagai rumah bersama bagi para pelaku industri. Mereka berkomitmen membangun ekosistem usaha yang profesional, inklusif, dan bertanggung jawab. AMDATARA meyakini, industri AMDK yang kokoh, aman, dan berkelanjutan adalah pilar vital yang tak hanya mendukung kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi nasional, berfungsi sebagai mata air kehidupan yang tak hanya memuaskan dahaga, tetapi juga menopang perekonomian bangsa.

Rakernas ini turut dihadiri oleh para tokoh penting, di antaranya Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir dan Laut KLHK Sayid Muhadhar; Kasubdit Operasi dan Pemeliharaan Air Tanah, Air Baku, Irigasi dan Rawa Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Bhakti. Turut hadir pula Dewan Pengawas AMDATARA sekaligus Pakar Hidrogeologi Prof Heru Hendrayana; Pakar Hidrasi Sehat Fakultas Kedokteran (FK) UI Diana Sunardi; Guru Besar Bidang Gizi Masyarakat IPB Ahmad Sulaeman; dan Pakar Teknologi Pangan dan Kemasan IPB Nugraha Edi Suyatma. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kolektif dan sinergi lintas sektor demi penguatan industri nasional yang berkelanjutan. AMDATARA akan terus mengukir jejak, mendorong kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang prima sebagai kunci kemajuan industri AMDK Indonesia.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *