Kasus Kekerasan di Papua, Veronica Koman: Saya Mengecam dan Mengutuk Sekeras-kerasnya

Muh Irham Abyansyah - Minggu, 19 September 2021, 20:57 WIB

Ilustrasi kekerasanIlustrasi kekerasan/Pexels/Josh Hild

FIXMAKASSAR.COM- Penyerangan terhadap tenaga kesehatan dilakukan oleh Kelompok Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, pada hari Senin, 13 September 2021 yang lalu. 

Atas kejadian tersebut, Seorang tenaga kesehatan dengan nama Suster Gabriella Meilani yang bekerja di Puskesmas Kiwirok meninggal dunia.

Sontak insiden ini langsung menjadi trending Twitter, dan pada hari Minggu, (19 September 2021) pagi ini, ada sebanyak 20,3 rb Tweet Papua.

Baca juga: JYP Entertainment Umumkan Han Stray Kids Akan Absen dari Penampilan KCON Karena Masalah Kesehatan

Salah satu Tweet seorang aktivis HAM dan pengacara masyarakat Papua, Veronica Koman menuliskan,

“Atas aksi penyerangan terhadap tenaga kesehatan di Pegunungan Bintang, saya mengecam dan mengutuk sekeras-kerasnya.” tulis Veronica pada akun Twitter pribadinya.

Ia menjelaskan bahwa tenaga kesehatan adalah kelompok sipil yang paling sakral dalam hukum humaniter, maka sejengkal rambut mereka tidak boleh disentuh dalam artian kekerasan.

Ia berharap teruntuk pelaku pembunuhan terhadap Alm. Gabriella Meilani dan penyerangan terhadap tenaga kesehatan lainnya dapat diadili dengan seadil-adilnya, minimal diadili dan dihukum oleh struktur TPNPB sendiri

Editor: Muh Irham Abyansyah

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot