Berita  

Harga Beras Meroket? Bulog Baru Salurkan Segini!

Mahadana
Harga Beras Meroket?  Bulog Baru Salurkan Segini!

fixmakassar.com – Pemerintah melalui Perum Bulog tengah berjibaku melawan lonjakan harga beras bak melawan arus deras. Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijalankan dengan target 1,5 juta ton beras, namun hingga kini baru 327.718 ton yang tersalurkan. Angka ini, menurut Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, baru mencapai 22% dari target. Informasi ini disampaikan Ramdhani saat meninjau Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten, Jakarta Utara, Sabtu (6/9/2025).

Ramdhani menjelaskan, penyaluran beras SPHP dilakukan melalui berbagai jalur, seperti pasar tradisional, Koperasi Desa Merah Putih, lembaga pemerintah (termasuk TNI-Polri), outlet BUMN dan Bulog, hingga ritel modern. Ia mengakui proses distribusi membutuhkan waktu, sementara kebutuhan masyarakat sangat tinggi. "Penyaluran akan kami masifkan," tegasnya.

Harga Beras Meroket?  Bulog Baru Salurkan Segini!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Beras SPHP sendiri merupakan produk Bulog yang dibeli langsung dari petani. Harga jualnya mengikuti HET (Harga Eceran Tertinggi) masing-masing daerah, yang dibagi menjadi tiga zona. Zona 1, misalnya, meliputi Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, dengan HET Rp 12.500/kg. Beras ini dijual dalam kemasan 5 kg seharga Rp 62.000.

Prioritas penyaluran beras murah ini, menurut fixmakassar.com, diarahkan ke daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga beras. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 214 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga beras pada minggu keempat Agustus 2025. Program ini bagaikan oase di tengah gurun pasir bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga. Semoga penyaluran dapat dipercepat agar dampaknya terasa lebih luas dan merata.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *