Berita  

Gebrakan Trump! Negara Mana Saja yang Kena Getahnya?

Mahadana
Gebrakan Trump! Negara Mana Saja yang Kena Getahnya?

fixmakassar.com – Kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bak pisau bermata dua, menebar dampak signifikan bagi banyak negara. Seperti gelombang pasang surut, beberapa negara merasakan kenaikan tarif impor yang cukup drastis, sementara yang lain mengalami penurunan, namun tetap dalam angka yang tinggi. Langkah kontroversial ini, yang diumumkan awalnya pada April 2025, diklaim sebagai tameng pelindung industri dalam negeri AS dari gempuran persaingan global yang dianggap tidak adil.

Setelah mengumumkan tarif awal, Trump membuka ruang negosiasi, seolah-olah melempar bola panas ke pangkuan negara-negara yang terkena dampak. Hasilnya? Perubahan tarif yang cukup signifikan. Brasil misalnya, harus menghadapi lonjakan tarif yang mengkhawatirkan, sementara beberapa negara lain bernapas lega dengan penurunan, meskipun masih berada di level yang cukup tinggi.

Gebrakan Trump! Negara Mana Saja yang Kena Getahnya?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Berdasarkan data dari The White House dan US International Trade Commision, yang dirangkum fixmakassar.com, berikut daftar lengkap negara-negara yang terkena dampak kebijakan tersebut per 2 Agustus 2025:

Tarif Naik Tajam:

  • Brasil: Tarif lama 10%, tarif baru 50% (peningkatan signifikan!)
  • Swiss: Tarif lama 31%, tarif baru 39%

Tarif Turun, Tapi Tetap Tinggi:

  • Syria: Tarif lama dan baru 41% (tidak berubah)
  • Laos: Tarif lama 48%, tarif baru 40%
  • Myanmar: Tarif lama 44%, tarif baru 40%
  • Iraq: Tarif lama 39%, tarif baru 35%
  • Serbia: Tarif lama 37%, tarif baru 35%
  • dan masih banyak lagi… (Daftar lengkap negara lainnya dapat dilihat pada sumber berita asli)

Catatan Penting:

Barang-barang dari Kanada dan Meksiko yang tak termasuk dalam perjanjian perdagangan bebas USMCA dikenakan tarif 35% untuk Kanada dan 25% untuk Meksiko. Sebagian besar barang dari China dikenakan tarif 30%, dengan beberapa pengecualian.

Kebijakan Trump ini jelas menimbulkan gelombang kejut di dunia perdagangan internasional, membuat banyak negara harus beradaptasi dan mencari strategi baru untuk menghadapi perubahan ini. Akankah kebijakan ini membawa dampak positif bagi AS seperti yang diharapkan? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *