Berita  

Gawat! 79 Ribu PHK Hantam RI, Pemerintah Punya Jurus Pamungkas!

Mahadana
Gawat! 79 Ribu PHK Hantam RI, Pemerintah Punya Jurus Pamungkas!

fixmakassar.com – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) bak badai yang menerjang, membuat sebanyak 79.302 pekerja harus menghadapi kenyataan pahit sepanjang Januari hingga November 2025. Angka ini menjadi alarm serius bagi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, di tengah awan mendung tersebut, pemerintah tak tinggal diam. Melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, sebuah strategi baru digulirkan, yakni layanan ‘debottlenecking’ yang diharapkan menjadi jangkar penyelamat bagi dunia usaha dan tenaga kerja.

Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah kini memiliki pendekatan inovatif untuk menekan laju PHK yang berujung pada peningkatan pengangguran. Kunci utamanya adalah penciptaan lapangan kerja yang masif. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menginisiasi layanan debottlenecking, sebuah platform yang dirancang khusus untuk menampung dan mencari solusi atas segala kendala yang dihadapi para pengusaha.

Gawat! 79 Ribu PHK Hantam RI, Pemerintah Punya Jurus Pamungkas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Layanan debottlenecking ini diibaratkan sebagai ‘klinik’ bagi para pengusaha. Di sini, segala sumbatan dan hambatan yang menghalangi laju bisnis mereka dapat diidentifikasi dan dicari jalan keluarnya. Airlangga menyatakan bahwa layanan ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah dari para pengusaha, yang pada akhirnya akan mendorong penciptaan lapangan kerja oleh sektor swasta.

"Terkait dengan Satgas, nanti kita sedang dorong bahwa yang utama dari pencegahan PHK adalah penciptaan lapangan kerja. Jadi kita dorong bagaimana debottlenecking untuk penciptaan lapangan kerja," ujar Airlangga saat ditemui di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

Menurut Airlangga, layanan debottlenecking ini sudah mulai bekerja. Bahkan, pemerintah telah menyiapkan platform digital berupa laman web pengaduan di https://lapor.satgasp2sp.go.id/. Portal ini, yang mulai beroperasi sejak 16 Desember 2025 di bawah inisiasi Kementerian Keuangan, kini menjadi garda terdepan dalam menerima keluhan dan mencari solusi bagi para pelaku usaha.

Airlangga meyakini bahwa layanan ini akan menjadi solusi manjur agar para pengusaha dapat meningkatkan skala ekonominya. Dengan demikian, diharapkan tidak hanya mampu mengurangi angka PHK, tetapi juga membuka lebih banyak keran kesempatan kerja. "Jadi company per company. Jadi sudah kita menyelesaikan dan membahas persoalan sektoral dan juga detail. Ini yang kita akan dorong ke depan," papar Airlangga, menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani masalah secara spesifik dan mendalam.

Layanan debottlenecking ini diharapkan menjadi katalisator ampuh yang tidak hanya menekan angka PHK, tetapi juga mengubah tantangan menjadi peluang bagi ribuan masyarakat Indonesia.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *