Berita  

Gaji Elon Musk Tembus Rp16.000 Triliun? Ini Rahasianya!

Mahadana
Gaji Elon Musk Tembus Rp16.000 Triliun?  Ini Rahasianya!

fixmakassar.com – Dunia bisnis kembali dihebohkan! Elon Musk, CEO Tesla, berpotensi menerima gaji selangit, mencapai US$ 1 triliun atau setara Rp 16.000 triliun (kurs Rp 16.000)! Angka fantastis ini bagai meteor yang jatuh dari langit, menerangi jagat raya korporasi. Kabar mengejutkan ini muncul setelah Tesla memindahkan kantor pusatnya dari Delaware ke Texas. Keputusan ini, seperti burung yang terbang ke sarang yang lebih nyaman, memberikan Tesla keleluasaan hukum dalam memberikan kompensasi kepada sang CEO.

Perubahan lokasi ini bukan tanpa alasan. Tahun lalu, paket gaji Musk senilai US$ 56 miliar dianggap terlalu besar dan merugikan pemegang saham, memicu kontroversi besar. Insiden ini mendorong Musk untuk mendesak perusahaan-perusahaan besar meninggalkan Delaware, dan Tesla pun mengikuti jejaknya. Texas, dengan undang-undang korporasinya yang lebih longgar, menawarkan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi manajemen perusahaan dan menyulitkan pemegang saham untuk mengajukan gugatan terhadap keputusan dewan direksi.

Gaji Elon Musk Tembus Rp16.000 Triliun?  Ini Rahasianya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Tesla sepenuhnya dilindungi dari tuntutan hukum pemegang saham di Texas," tegas Profesor Hukum dari University of Colorado, Ann Lipton, seperti dikutip fixmakassar.com. Berbeda dengan paket gaji tahun 2018, kali ini Musk dapat menggunakan hak suaranya dalam rapat pemegang saham. Dengan kepemilikan saham sekitar 13,5%, suaranya akan sangat berpengaruh. Tahun lalu, pemegang saham berusaha meratifikasi paket gaji 2018 untuk membatalkan putusan pengadilan, namun upaya tersebut gagal.

Dengan posisi sebagai pemegang saham besar dan perlindungan hukum dari Texas, jalan menuju gaji triliunan dolar bagi Musk kini tampak terbuka lebar. Kabar ini semakin mempertegas posisinya sebagai orang terkaya di dunia dan CEO dengan bayaran paling fantastis sepanjang sejarah. Kisah ini ibarat dongeng modern, di mana ambisi dan strategi hukum berpadu menciptakan sebuah babak baru dalam dunia korporasi.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *