Terbongkar! Prabowo Ungkap Dalang Kekayaan RI Hilang Bak Ditelan Bumi
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras yang menyoroti "kebocoran" harta negara, menunjuk hidung para pengusaha nakal sebagai biang kerok utama. Dalam pidato virtualnya saat meresmikan beberapa jembatan pada Senin (9/3/2026), Prabowo menegaskan bahwa praktik kolusi dengan oknum di pemerintahan telah menggerogoti kekayaan Indonesia selama bertahun-tahun, membuat potensi besar bangsa ini menguap begitu saja.

Prabowo menggarisbawahi bahwa Indonesia adalah raksasa ekonomi dengan kekayaan alam dan sumber daya yang melimpah ruah. Namun, ia menyayangkan bahwa "harta karun" ini belum sepenuhnya dikendalikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat. Kekayaan yang seharusnya menjadi benteng pertahanan negara dari berbagai badai, kini justru lenyap akibat ulah segelintir pihak yang tak bertanggung jawab.
"Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang," tegas Prabowo, seperti dikutip dari fixmakassar.com. Ia menambahkan bahwa harta yang amblas itu sejatinya bisa menjadi modal vital bagi Indonesia untuk menghadapi segala jenis bencana, baik alam maupun gejolak ekonomi.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menepis anggapan bahwa sistem atau peraturan pemerintah melindungi praktik-praktik culas ini. Menurutnya, pemerintah tidak pernah berlindung di balik regulasi untuk membiarkan kejahatan ini berlanjut. Kekayaan negara, sambungnya, harus menjadi pilar kekuatan untuk menopang bangsa menghadapi berbagai kesulitan, termasuk dampak gejolak global seperti perang di Timur Tengah.
"Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar," pungkas Prabowo, menyiratkan optimisme bahwa dengan menghentikan kebocoran ini, Indonesia akan berdiri kokoh sebagai bangsa yang kuat dan mandiri, siap menghadapi tantangan apa pun.






