Berita  

Desa Jatim Siap Melejit! Bank Jatim-Kemendes PDT Buka Jalan Emas

Mahadana
Desa Jatim Siap Melejit! Bank Jatim-Kemendes PDT Buka Jalan Emas

fixmakassar.com – Sebuah babak baru dalam upaya penguatan ekonomi perdesaan telah dibuka. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI (Kemendes PDT) secara resmi meneken perjanjian kerja sama strategis. Kolaborasi ini dirancang untuk menjadi lokomotif percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, memanfaatkan layanan perbankan sebagai roda penggeraknya.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Jatim pada Kamis (12/2) lalu ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, dan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, F.X. Nugroho Setijo Nagoro. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menandakan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Desa Jatim Siap Melejit! Bank Jatim-Kemendes PDT Buka Jalan Emas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Winardi Legowo, dalam keterangannya pada Jumat (13/2/2026), menjelaskan bahwa sinergi ini adalah manifestasi nyata dari strategi jangka panjang Bank Jatim. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kemendes PDT RI kepada Bank Jatim untuk turut serta mengembangkan perekonomian desa di Jawa Timur. Melalui perjanjian ini, kami sepakat mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan demi pembangunan desa yang terintegrasi. Fokus utama kami adalah membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh dan mandiri," papar Winardi, menegaskan komitmen Bank Jatim untuk menjadi jangkar pertumbuhan di akar rumput.

Perjanjian kerja sama ini mencakup beberapa pilar penting, di antaranya pertukaran data dan informasi, pemanfaatan produk dan jasa perbankan, sosialisasi serta pendampingan produk perbankan kepada masyarakat desa, penguatan peran Bank Pembangunan Daerah untuk kesejahteraan desa, hingga pemanfaatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Jatim untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan.

Dalam implementasinya, Kemendes PDT akan berperan sebagai fasilitator koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, layaknya seorang konduktor yang menyelaraskan orkestra pembangunan. Sementara itu, Bank Jatim akan menyediakan dukungan layanan keuangan dan penguatan kapasitas masyarakat. "Ini merupakan salah satu langkah konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi desa dan sekaligus mengajak masyarakat desa lebih melek perbankan serta memberikan akses pembiayaan yang aman," tegas Winardi, membuka gerbang literasi finansial bagi warga desa.

Di sisi lain, F.X. Nugroho Setijo Nagoro dari Kemendes PDT menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, inisiatif ini sangat selaras dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. "Ekonomi desa itu butuh ekosistem yang kuat. Kehadiran Bank Jatim di sini untuk memperkuat itu, mulai dari literasi, pembiayaan, hingga peningkatan kapasitas distribusi barang dan jasa," tambah Nugroho, melihat Bank Jatim sebagai katalisator perubahan.

Nugroho juga menyoroti pentingnya literasi agar masyarakat desa mampu memanfaatkan program secara optimal. Pemilihan Bank Jatim sebagai mitra utama, lanjutnya, bukan tanpa alasan. "Bank Jatim memiliki kedekatan psikologis dan ‘nature’ yang sama dengan masyarakat desa. Pada hakikatnya, bank daerah adalah milik daerah itu sendiri, sehingga kontribusinya dalam membangun desa dinilai sangat kontekstual dan tepat sasaran," jelas Nugroho, menggambarkan Bank Jatim sebagai sahabat karib yang memahami betul denyut nadi pedesaan.

Lebih lanjut, Nugroho berharap Bank Jatim dapat berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat desa terkait pengelolaan usaha, akses pembiayaan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. "Kolaborasi dengan sektor perbankan menjadi bagian dari strategi mempertemukan kebijakan, pendampingan, dan pembiayaan dalam satu ekosistem pembangunan desa," pungkasnya, merangkai benang-benang harapan menjadi permadani kemakmuran bagi seluruh desa di Jawa Timur.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *