Berita  

Bulog Siapkan "Peluru" Beras, Aceh-Sumut-Sumbar Kebagian Rezeki Nomplok!

Mahadana
Bulog Siapkan "Peluru" Beras, Aceh-Sumut-Sumbar Kebagian Rezeki Nomplok!

fixmakassar.com – Perum Bulog sigap menambah stok beras hingga tiga kali lipat di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) yang tengah berjuang melawan dampak banjir dan longsor. Langkah ini diambil sebagai perisai pengaman, memastikan ketersediaan pangan tetap aman di tengah badai bencana.

Bak gayung bersambut, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa peningkatan stok ini merupakan titah langsung dari Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, atas perintah Presiden Prabowo Subianto. "Jangan sampai masyarakat kelaparan," tegas Rizal menirukan arahan tersebut, saat berada di Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025).

Bulog Siapkan "Peluru" Beras, Aceh-Sumut-Sumbar Kebagian Rezeki Nomplok!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rizal menambahkan, ibarat oase di padang pasir, Bulog akan membanjiri Aceh dengan stok beras yang semula hampir 80 ribu ton menjadi 240 ribu ton. Langkah serupa juga akan diterapkan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Keterbatasan akses menjadi tantangan tersendiri. Banyak daerah yang masih terisolir, membuat pengiriman bantuan menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah. Namun, Bulog tak patah arang. Rizal menjelaskan bahwa pihaknya akan memanfaatkan jalur udara, menggunakan helikopter, untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Menanggapi antrean panjang yang mengular di Gudang Bulog Sibolga, Rizal menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan imbas dari banjir yang dahsyat. Kebutuhan pangan masyarakat melonjak drastis setelah lima hari berjuang dalam keterbatasan.

"Rumah terendam, makanan hanyut, beras simpanan pun lenyap ditelan banjir. Tak heran jika masyarakat berbondong-bondong mencari bantuan," ujar Rizal, seraya menambahkan bahwa insiden penjarahan di minimarket sebelumnya menjadi sinyal darurat akan kebutuhan mendesak.

Namun, Rizal meyakinkan bahwa stok beras Bulog lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bencana ini, lanjutnya, membuktikan betapa vitalnya peran Bulog dalam menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

"Kenapa Bulog selalu menimbun banyak beras di gudang? Inilah jawabannya! Untuk mengantisipasi kontingensi seperti bencana, kerusuhan, dan lain sebagainya. Bayangkan jika stok kita tipis atau bahkan kosong, lalu terjadi bencana. Masa kita harus impor dulu? Kan malu!" pungkas Rizal.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *