Berita  

Bill Gates Tersalip! Mantan Anak Buah Kini Lebih Tajir Melintir

Mahadana
Bill Gates Tersalip! Mantan Anak Buah Kini Lebih Tajir Melintir

fixmakassar.com – Dunia kekayaan bak perahu layar yang terombang-ambing ombak. Posisi Bill Gates, sang pentolan Microsoft, kini tergeser dari jajaran 10 orang terkaya dunia. Kisah ini seperti sebuah balada bisnis, di mana sang maestro harus rela melihat mantan anak buahnya melesat lebih jauh. Berdasarkan data fixmakassar.com yang mengutip Forbes Real Time Billionaires per 12 Juli 2025, kekayaan bersih Bill Gates mencapai US$ 117 miliar (sekitar Rp 1.895,4 triliun dengan kurs Rp 16.200). Meskipun angka ini masih fantastis, namun mengalami penurunan US$ 73 juta atau 0,06%, cukup untuk menjatuhkannya ke posisi ke-13.

Kejatuhan ini bukan kejadian mendadak. Sejak Oktober 2024, Bill Gates telah absen dari jajaran 10 besar. Langkah filantropi besar-besaran yang ia lakukan menjadi "batu sandungan" dalam perburuan kekayaan. Ia telah mendiversifikasi investasinya ke berbagai sektor, mulai dari Microsoft, Republic Services (perusahaan pengelola limbah), hingga Deere & Co (produsen traktor). Namun, sumbangan miliaran dolar saham Microsoft ke Gates Foundation pada 2022, dan rencana menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya dalam 20 tahun ke depan (dengan target penutupan Yayasan Gates pada 2045), telah memangkas asetnya secara signifikan. Kini, kepemilikan saham Microsoft-nya kurang dari 1%.

Bill Gates Tersalip! Mantan Anak Buah Kini Lebih Tajir Melintir
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ironisnya, Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft dan anak buah Bill Gates di masa lalu, kini berada di posisi ke-8 orang terkaya dunia dengan kekayaan US$ 142,6 miliar. Setelah pensiun dari Microsoft, Ballmer mengakuisisi klub NBA Los Angeles Clippers, yang nilainya kini membengkak hingga US$ 5,5 miliar dari pembelian awal sebesar US$2 miliar. Sama seperti Bill Gates, Ballmer juga aktif dalam filantropi, telah menyumbangkan lebih dari US$ 4 miliar sejak 2014. Kisah ini seakan menegaskan, dalam dunia bisnis, keberhasilan tak selalu diukur dari angka di rekening bank, tetapi juga dari dampak yang diberikan pada dunia.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *