Berita  

APBN Jebol? Rahasia di Balik Stimulus Triliunan Rupiah!

Mahadana
APBN Jebol?  Rahasia di Balik Stimulus Triliunan Rupiah!

fixmakassar.com – Badai ekonomi global menerjang, tapi APBN Indonesia kok masih kuat? Seperti kapal yang berlayar di tengah badai, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kita menghadapi tantangan besar di awal tahun 2025. Berbagai peristiwa, mulai dari kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat hingga konflik internasional, menguji ketangguhannya. Namun, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, menegaskan bahwa APBN tetap aman.

Berdasarkan data fixmakassar.com hingga Mei 2025, pendapatan negara mencapai Rp 995,3 triliun (33,1% dari target), sementara belanja negara mencapai Rp 1.016,3 triliun (28,1% dari target). Hasilnya? Defisit Rp 21 triliun. Meskipun terlihat mengkhawatirkan, Febrio menjelaskan bahwa trajektori APBN masih terkendali. Ia menambahkan bahwa tekanan memang ada, baik dari sisi penerimaan maupun belanja, terutama dengan meningkatnya aktivitas belanja menjelang semester II 2025.

APBN Jebol?  Rahasia di Balik Stimulus Triliunan Rupiah!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk meredam gejolak ekonomi global, pemerintah telah menggelontorkan stimulus ekonomi senilai Rp 24,4 triliun pada periode Juni-Juli 2025. Stimulus ini berupa berbagai insentif, seperti diskon tiket transportasi, diskon tarif tol, diskon iuran JKK, Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan tambahan bantuan sosial (bansos). Bayangkan, ini seperti suntikan adrenalin bagi perekonomian!

Febrio juga memastikan bahwa program perlindungan sosial (perlinsos) senilai Rp 503 triliun tetap berjalan. Program ini menjadi benteng pertahanan ekonomi masyarakat. "Perlinsos yang sudah ada tetap berlanjut, BSU dan penambahan bansos bersifat sementara (Juni-Juli), tetapi kita punya program perlinsos Rp 503 triliun, plus percepatan program unggulan," ujarnya. Laporan semester I 2025 dan outlook hingga akhir tahun akan dipresentasikan pada 8 Juli mendatang di hadapan DPR RI. Jadi, kita tunggu saja kabar selanjutnya!

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *