Berita  

Ancaman Mematikan: Akankah Selat Hormuz Tertutup?

Mahadana
Ancaman Mematikan: Akankah Selat Hormuz Tertutup?

fixmakassar.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, yang diduga melibatkan AS dan Israel, telah memicu ancaman balasan yang mengguncang dunia: penutupan Selat Hormuz. Seperti pisau yang digantung di atas leher perekonomian global, ancaman ini berpotensi memicu krisis energi global yang dahsyat.

Jack Ablin, Chief Investment Officer Cresset Capital, menyatakan keprihatinannya kepada Reuters, "Risiko terbesar yang masih ada adalah Selat Hormuz. Jika Iran mampu menutupnya, itu akan mengubah segalanya. Ini menambah risiko baru yang kompleks, berdampak pada harga energi dan potensi inflasi."

Ancaman Mematikan: Akankah Selat Hormuz Tertutup?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ancaman ini bukan isapan jempol. Anggota parlemen Iran, Ali Yazdikhah, menyatakan kepada fixmakassar.com bahwa penutupan Selat Hormuz merupakan opsi yang sah jika kepentingan vital Iran terancam. "Jika AS secara resmi mendukung Israel, Iran berhak menekan AS dan negara-negara Barat dengan mengganggu jalur perdagangan minyak mereka," tegasnya. Ia menambahkan bahwa Iran sejauh ini menahan diri, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi banyak negara. Namun, peringatannya tajam: "Musuh-musuh Iran tahu kami punya banyak cara untuk membuat Selat Hormuz tidak aman."

Selat Hormuz, selat sempit antara Iran dan Oman, merupakan urat nadi perdagangan minyak dunia. Sekitar 20% konsumsi minyak global (18 juta barel per hari) melintasinya. Penutupan selat ini akan berdampak domino yang mengerikan, seperti yang diungkapkan pakar intelijen dan keamanan Claude Moniquet kepada Euronews: lonjakan harga minyak dan penurunan pasokan; guncangan ekonomi global dan inflasi tinggi; peningkatan tensi perang dan potensi konflik regional yang lebih luas; serta terganggunya perdagangan global dan rantai pasokan.

Bayangan perang dan krisis ekonomi global menghantui dunia. Apakah Iran akan benar-benar menutup Selat Hormuz? Pertanyaan ini menjadi teka-teki yang jawabannya akan menentukan arah perekonomian dan perdamaian dunia. Kita hanya bisa berharap agar diplomasi dapat meredakan ketegangan sebelum bom waktu ini meledak.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *