fixmakassar.com – Bayangkan, usia kepala delapan masih bergelut di dunia kerja? Bukan mimpi, melainkan realita di Korea Selatan. Data terbaru dari fixmakassar.com mengungkap fenomena unik: jutaan lansia Negeri Ginseng itu menolak pensiun, bahkan usia 78 tahun masih gigih mencari nafkah. Layaknya pohon beringin yang akarnya kokoh mencengkeram tanah, semangat kerja mereka tak lekang oleh usia.
Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik Korea Selatan, sebanyak 70% responden berusia 55 hingga 79 tahun masih ingin terus berkarya. Mereka bahkan berharap usia pensiun bisa diperpanjang hingga 80 tahun, padahal usia pensiun resmi di Korea Selatan adalah 60 tahun. Meskipun banyak yang pensiun dini dari pekerjaan utama, semangat mereka untuk tetap produktif tak pernah padam, ibarat matahari yang terus menyinari bumi.

Para lansia ini punya alasan kuat. Sebanyak 54,4% mengatakan butuh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sisanya, sekitar 36,1%, mengakui sangat menikmati pekerjaan mereka. Sebuah bukti bahwa kerja bukan sekadar mencari uang, tetapi juga merupakan bagian penting dari hidup mereka.
Jumlah lansia aktif bekerja di Korea Selatan pun mencetak rekor tertinggi. Per Mei 2025, tercatat 10,01 juta orang berusia 55 hingga 79 tahun masih bekerja atau aktif mencari pekerjaan. Angka ini meningkat 328.000 dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tren yang terus menguat. Sejak Badan Pusat Statistik Korea Selatan mulai mencatat data pada 2005, ini merupakan pertama kalinya jumlah lansia yang bekerja melampaui 10 juta orang. Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dan produktivitas manusia tak mengenal batas usia.






