fixmakassar.com – Dunia dikejutkan oleh kabar duka kepergian Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal, sang ‘Sleeping Prince’, di usia 36 tahun. Setelah 20 tahun terbaring koma akibat kecelakaan saat menempuh pendidikan militer di Inggris pada 2005, perjalanan hidupnya berakhir. Berita pilu ini disampaikan langsung oleh sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal Al Saud, melalui akun X-nya, seperti sebuah syair duka yang menggema di dunia maya. "Dengan penuh keimanan, kami mengumumkan wafatnya putra tercinta kami," tulisnya, sebuah kalimat yang menyiratkan kesedihan mendalam yang tak terkira.
Selama dua dekade, Pangeran Khaled, bagai pohon yang teguh menopang rantingnya, berjuang tanpa lelah demi kesembuhan putranya. Ia dengan gigih menolak mencabut alat bantu kehidupan Al-Waleed, sebuah bukti cinta seorang ayah yang tak kenal lelah. Namun, takdir berkata lain. Kisah ini bukan sekadar duka, melainkan sebuah epilog dari perjuangan yang panjang dan mengharukan.

Siapakah sebenarnya Pangeran Khaled bin Talal Al Saud ini? Bukan sembarang figur, ia adalah anggota keluarga kerajaan Saudi, cucu pendiri Saudi, Raja Abdulaziz. Lahir di California, AS, ia bukan hanya seorang bangsawan, tetapi juga seorang pebisnis ulung. Sebagai pendiri dan CEO KBW Ventures, serta Wakil Ketua Eksekutif dan salah satu pendiri perusahaan properti Arada di UEA, ia menunjukkan ketajaman bisnis yang luar biasa.
Bayangan sang ayah, Pangeran Alwaleed bin Talal Al Saud, pun turut hadir dalam kisah ini. Sosok investor kenamaan Arab Saudi ini memiliki kekayaan fantastis mencapai US$ 16,4 miliar (Rp 266,68 triliun), sebagaimana tercatat di Forbes. Investasinya merambah berbagai perusahaan ternama, dari jaringan hotel Four Seasons hingga X (sebelumnya Twitter) dan perusahaan milik Elon Musk. Kekayaannya bagaikan lautan luas yang tak terukur. Setelah sempat menghilang dari daftar Forbes pada 2018, nama Alwaleed kembali bertengger di daftar miliarder tahunan 2025.
Wafatnya ‘Sleeping Prince’ bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga sebuah babak baru dalam sejarah keluarga kerajaan Saudi. Kisah ini mengingatkan kita akan nilai keluarga, cinta, dan kekuatan seorang ayah yang tak akan pernah padam.






