Berita  

Rahasia Tersembunyi di Balik Rumah: BTN Ungkap Dampak Ekonomi Triliunan Rupiah!

Mahadana
Rahasia Tersembunyi di Balik Rumah: BTN Ungkap Dampak Ekonomi Triliunan Rupiah!

fixmakassar.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) baru-baru ini mengungkap rahasia di balik sektor perumahan yang selama ini mungkin luput dari perhatian kita. Bukan sekadar tempat tinggal, sektor ini ternyata menjadi mesin penggerak ekonomi nasional yang luar biasa. Seperti sebuah pohon besar yang menaungi banyak ranting, sektor perumahan memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang sangat signifikan.

Berdasarkan kajian Housing Finance Center BTN menggunakan Tabel Input-Output Nasional 2020, sektor perumahan diproyeksikan berkontribusi hingga Rp 3.050 triliun terhadap perekonomian Indonesia pada tahun 2024. Angka fantastis ini, menurut Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata betapa vitalnya sektor ini dalam menjaga roda perekonomian negara tetap berputar. "Rp 3.050 triliun itu seperti sebuah gelombang besar yang menghempas pantai, membawa dampak positif ke berbagai sektor," ujar Nixon dalam keterangan tertulis, Selasa (8/7/2025).

Rahasia Tersembunyi di Balik Rumah: BTN Ungkap Dampak Ekonomi Triliunan Rupiah!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kontribusi besar tersebut, Nixon menjelaskan lebih lanjut, tersebar luas di berbagai sektor, mulai dari industri pengolahan bahan bangunan yang menjadi tulang punggungnya, jasa konstruksi yang tak pernah berhenti bekerja, perdagangan yang selalu ramai, transportasi yang mengangkut material, hingga sektor keuangan yang memfasilitasi transaksi. BTN sendiri, sebagai pilar utama dalam pembiayaan perumahan, aktif mendorong ekosistem ini melalui berbagai inovasi, seperti pembiayaan KPR, KPR Mikro, pembiayaan konstruksi, dan penguatan ekosistem perumahan terintegrasi. "Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun perekonomian," tegas Nixon.

Lebih dari sekadar angka ekonomi, sektor perumahan juga menyerap tenaga kerja hingga 12,5 juta orang pada 2024. Ini berarti, sektor ini tak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun masa depan jutaan keluarga Indonesia. Dengan demikian, perumahan menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat konsumsi domestik dan kesejahteraan masyarakat. "Membangun sektor perumahan adalah seperti menanam pohon yang akan berbuah lebat di masa depan," tambah Nixon.

BTN sendiri menunjukkan komitmennya dengan penyaluran KPR pada kuartal I 2025 mencapai Rp 286,5 triliun, tumbuh 7,8% secara tahunan. Rinciannya, KPR subsidi mencapai Rp 179,70 triliun (naik 7,6%), sementara KPR nonsubsidi tumbuh 8,1% menjadi Rp 106,80 triliun. Ke depan, BTN berencana memperluas akses KPR, memperkuat tim penjualan, memperluas jaringan Sales Center, dan memperkuat kolaborasi dengan pengembang dan pemerintah. Semua upaya ini bertujuan untuk memastikan efek pengganda sektor perumahan tetap terjaga dan memberikan dampak optimal bagi perekonomian nasional, sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan peran strategis dan inovasi yang berkelanjutan, BTN optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *