Berita  

5.400 Telur Penyu Diselundupkan! Petugas Gagalkan Aksi Ilegal Ini!

Mahadana
5.400 Telur Penyu Diselundupkan!  Petugas Gagalkan Aksi Ilegal Ini!

fixmakassar.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil membongkar penyelundupan 5.400 telur penyu di Pelabuhan Umum Kapet Sintete, Kalimantan Barat. Aksi penyelundupan yang bernilai Rp 81 juta ini bagaikan mimpi buruk bagi para pencinta lingkungan, namun menjadi kemenangan bagi petugas yang sigap. Operasi gabungan Satuan PSDKP Sambas dan Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Pontianak Wilayah Kerja Sintete pada Minggu (6/7) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono (Ipunk), mengungkapkan bahwa informasi awal diperoleh dari masyarakat. Telur penyu ilegal yang berasal dari Pulau Tambelan, Kepulauan Riau, hendak dikirim ke Kalimantan Barat melalui jalur laut. "Layaknya sebuah teka-teki, telur-telur ini disembunyikan di dalam kardus dan tas ransel di area parkir kendaraan kapal KMP Bahtera Nusantara 03," jelas Ipunk dalam keterangan resmi fixmakassar.com, Selasa (8/7/2025).

5.400 Telur Penyu Diselundupkan!  Petugas Gagalkan Aksi Ilegal Ini!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penemuan ini bukan sekadar angka; 5.400 telur penyu mewakili ribuan potensi kehidupan yang terancam. Ipunk menghimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi telur penyu, agar rantai kehidupan penyu tetap terjaga. Telur-telur yang masih layak akan ditetaskan dengan bantuan WWF Indonesia dan Pokmaswas. Sementara yang rusak akan dimusnahkan.

Kasus serupa pernah terjadi pada Juni lalu, menunjukkan modus penyelundupan ini seperti gulma yang sulit diberantas. KKP berkomitmen untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk mengungkap jaringan penyelundup ini hingga ke akarnya. Semoga upaya ini menjadi tamparan keras bagi para pelaku dan menjadi pelajaran berharga bagi siapapun yang mencoba mengusik kelestarian alam.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *