Berita  

Rahasia Terbongkar! Mendag Beri Jaminan "Besar" Ini Untuk ASN yang Bongkar Korupsi

Mahadana
Rahasia Terbongkar! Mendag Beri Jaminan "Besar" Ini Untuk ASN yang Bongkar Korupsi

fixmakassar.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, bagaikan pahlawan anti-korupsi, mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Perdagangan untuk menjadi mata dan telinga pemberantasan korupsi. Dalam sebuah langkah berani, Mendag menjamin perlindungan bagi ASN yang berani melaporkan dugaan tindak pidana korupsi melalui Whistleblowing System (WBS) Kemendag. Pernyataan ini disampaikan saat penandatanganan kerja sama penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan korupsi di Kementerian Perdagangan, Rabu (4/6/2025).

Budi Santoso menegaskan, kerahasiaan identitas pelapor akan dijaga ketat oleh Inspektorat Jenderal Kemendag. Layaknya benteng pertahanan, WBS Kemendag dirancang untuk melindungi para pelapor yang berani melawan arus. "Jangan ragu, laporkan melalui WBS Kemendag jika Anda melihat atau mengetahui dugaan pelanggaran, baik korupsi, pelanggaran disiplin, atau kode etik pegawai," tegas Mendag, memberikan jaminan yang sekuat baja.

Rahasia Terbongkar! Mendag Beri Jaminan "Besar" Ini Untuk ASN yang Bongkar Korupsi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kerja sama Kemendag dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diperpanjang hingga 2025, menjadi batu loncatan dalam upaya ini. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perdagangan, Komjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, menjelaskan perpanjangan kerja sama ini didasari evaluasi positif dan manfaatnya bagi peningkatan kompetensi pegawai dalam menangani pengaduan.

Aplikasi WBS, bukan hanya untuk ASN Kemendag, melainkan juga terbuka bagi masyarakat. Putu Jayan Danu Putra menekankan pentingnya pelaporan yang lengkap dan akurat, bukan sekadar "surat kaleng" yang tidak berbobot. Informasi yang jelas tentang siapa, apa, di mana, kapan, dan bagaimana sangat diperlukan.

Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, mengungkapkan bahwa WBS Kemendag sangat efektif. Data KPK menunjukkan lebih dari 5.000 pengaduan masuk pada 2024, dengan 1.600 di antaranya berasal dari WBS Kemendag. Sekitar 30 persen dari laporan tersebut dapat diverifikasi dan diinvestigasi. Angka ini menunjukkan bahwa WBS layaknya "jaring raksasa" yang menangkap banyak kasus korupsi. Langkah Mendag ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi kementerian lainnya untuk lebih berani melawan korupsi.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *