Penyaluran Bansos Pangan ‘Terjebak’ Libur Panjang, Kapan Tuntas?
fixmakassar.com – Jaring pengaman sosial berupa bantuan pangan beras dan minyak goreng dari pemerintah, yang disalurkan melalui Perum Bulog, masih terus menyisir jutaan keluarga di Indonesia. Hingga saat ini, penyaluran baru mencapai 62% dari total target, menjangkau sekitar 20,5 juta penerima manfaat dari 33,2 juta yang dituju. Angka ini menjadi sorotan di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengakui bahwa proses distribusi sempat "terjebak" dalam pusaran libur panjang, mulai dari Natal, Tahun Baru, hingga Hari Raya Idulfitri. "Kami memang sempat fokus pada momentum Ramadan dan Lebaran, namun pasca-hari raya, roda distribusi kembali berputar kencang," jelas Rizal saat meninjau langsung penyaluran di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Kamis (26/3/2026). Ia optimistis seluruh bantuan akan tuntas tersalurkan 100% paling lambat pada April 2026.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, khusus untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Bantuan ini diharapkan menjadi penopang penting bagi kebutuhan pokok rumah tangga.
Komitmen Bulog untuk menembus batas geografis terlihat jelas dalam upaya penyaluran hingga ke wilayah terpencil. Salah satu contoh nyata adalah distribusi di Kepulauan Seribu, di mana 4.102 penerima manfaat tersebar di berbagai pulau seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan. Khusus di Pulau Untung Jawa, bantuan telah menjangkau 402 KPM, menunjukkan bahwa tidak ada pulau yang terlalu jauh untuk dijangkau oleh program pemerintah.
Rizal menegaskan bahwa distribusi bantuan hingga ke pelosok kepulauan adalah wujud nyata "tangan negara" yang hadir untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan haknya atas pangan, tanpa terkecuali. "Kami memastikan bahwa setiap masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, mendapatkan haknya atas pangan. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dijangkau. BULOG hadir untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya pemerataan akses.
Program bantuan pangan ini bukan sekadar uluran tangan, melainkan juga salah satu motor penggerak stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun ini. Diharapkan, bantuan ini mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga, sekaligus menjadi bantalan yang kuat agar konsumsi rumah tangga – yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi – tetap stabil dan berkontribusi positif.






