Bikin Geger! Kelapa Utuh Jadi Petaka 9 Dapur MBG di Gresik
fixmakassar.com – Sebuah ‘badai’ kecil menerpa program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Mulai 14 Maret 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara operasional sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut. Pemicunya? Sajian kelapa utuh yang dinilai menyalahi standar program.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyayangkan keputusan para pengelola SPPG yang seolah ‘menutup mata’ terhadap insiden serupa di masa lalu. Menurut Nanik, polemik kelapa utuh ini bukanlah barang baru, melainkan sudah menjadi sorotan publik di beberapa daerah sebelumnya.
"Seharusnya ini menjadi cermin bagi seluruh pengelola SPPG untuk lebih teliti dan hati-hati dalam menentukan menu yang disajikan kepada penerima manfaat," tegas Nanik, seperti dikutip dari fixmakassar.com, Minggu (15/3/2026).
Nanik dengan tegas menepis dalih bahwa sajian kelapa utuh tersebut merupakan permintaan dari penerima manfaat. Ia menegaskan, setiap SPPG memiliki kewajiban mutlak untuk patuh pada standar menu dan pedoman operasional yang telah digariskan dalam program MBG.
"Tidak ada tawar-menawar dalam hal standar. Kesembilan SPPG di Gresik yang terbukti menyajikan kelapa utuh ini kini harus menjalani penghentian sementara untuk proses evaluasi mendalam," tandasnya.
Tak hanya operasional, BGN juga menginstruksikan agar para kepala SPPG yang bertanggung jawab atas insiden ini diberikan sanksi disipliner. "Sebagai pucuk pimpinan, mereka seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan kepatuhan terhadap pedoman. Tindakan tegas berupa SP 1 atau rotasi akan diberikan karena kelalaian mereka dalam mengikuti perkembangan informasi dan standar yang berlaku, sehingga kesalahan serupa terulang," jelas Nanik, menunjukkan keseriusan BGN.
Kesembilan SPPG yang kini harus ‘puasa’ sementara dari aktivitasnya meliputi: SPPG Gresik Sidayu Ngawen, SPPG Gresik Sidayu Wadeng, SPPG Gresik Dukun Wonokerto, SPPG Gresik Dukun Lowayu, SPPG Gresik Dukun Sembungan Kidul, SPPG Gresik Dukun Tebuwung, SPPG Gresik Ujungpangkah Glatik, SPPG Gresik Balongpanggang Pucung, dan SPPG Gresik Sidayu Sidomulyo.
Insiden ini menjadi lonceng peringatan bagi seluruh pengelola SPPG di penjuru negeri. BGN menekankan pentingnya kecermatan dalam setiap aspek pelaksanaan program, mulai dari kepatuhan terhadap standar menu, jaminan keamanan pangan, hingga kepekaan terhadap dinamika dan isu yang berkembang di tengah masyarakat. Program MBG, yang mengemban misi mulia, harus dijalankan dengan integritas dan profesionalisme tinggi.






