Berita  

Jurus Sakti Purbaya: Ekonomi RI Terbang Tinggi ke 6%!

Mahadana
Jurus Sakti Purbaya: Ekonomi RI Terbang Tinggi ke 6%!

fixmakassar.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memancarkan optimisme yang membara, meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berpotensi melesat hingga 6%. Keyakinan ini bukan tanpa dasar, mengingat performa triwulan IV-2025 yang sudah menunjukkan geliat positif dengan pertumbuhan 5,39%. Untuk mencapai ambisi tersebut, Purbaya mengungkapkan pemerintah akan mengandalkan dua ‘mesin’ pendorong utama: kekuatan sektor swasta dan dorongan stimulus pemerintah.

Kedua mesin ini, menurut Purbaya, akan dioperasikan secara harmonis dan simultan. Strateginya meliputi peningkatan likuiditas pasar, perbaikan menyeluruh iklim investasi, serta optimalisasi belanja negara agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Jurus Sakti Purbaya: Ekonomi RI Terbang Tinggi ke 6%!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam penjelasannya yang dikutip dari situs Kementerian Keuangan, Purbaya menyatakan, "Roda fiskal sudah mulai berputar, begitu pula dengan sektor moneter dan swasta yang menunjukkan geliatnya. Di atas kertas, jika sistem perilaku ekonomi tidak berubah, angka 6% itu sangat realistis." Ia juga menekankan pentingnya terus memoles iklim investasi agar semakin menarik bagi para pelaku usaha.

Komitmen pemerintah untuk membenahi iklim investasi terlihat jelas dengan pembentukan Satuan Tugas Debottlenecking. Satgas ini bertugas layaknya ‘pemecah sumbatan’ yang menghambat laju investasi, dan hasilnya cukup menjanjikan. Hingga kini, 44 kasus hambatan usaha telah berhasil diselesaikan, membuka jalan bagi lebih banyak investasi masuk. Purbaya optimistis, "Saya yakin dalam setahun, sebagian besar masalah yang mengganggu para pengusaha di Indonesia akan sirna, seperti kabut yang tersapu angin."

Selain itu, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, sebuah langkah krusial untuk menciptakan persaingan usaha yang sehat dan adil. Di sisi lain, stimulus fiskal tetap menjadi bantalan penting untuk menjaga daya beli masyarakat. Alokasi dana sebesar Rp 55 triliun untuk dukungan Lebaran dan Gaji ke-13 adalah bukti nyata komitmen ini.

Purbaya lebih lanjut menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia kini sedang memasuki fase ekspansi yang menjanjikan, diproyeksikan akan berlangsung hingga rentang 2030-2033. Ini adalah ‘gerbang’ menuju masa depan cerah, di mana Indonesia Emas bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang sedang kita raih bersama. Oleh karena itu, ia berpesan, "Masyarakat tidak perlu khawatir, kita sedang memandu kapal ekonomi Indonesia menuju pelabuhan Indonesia Emas dengan penuh keyakinan dan strategi terukur."

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *