Berita  

Gebrak Ekonomi Desa! 29.000 Koperasi Merah Putih Siap Melaju!

Mahadana
Gebrak Ekonomi Desa! 29.000 Koperasi Merah Putih Siap Melaju!

fixmakassar.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah memacu pembangunan ribuan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, dengan target ambisius 29.000 unit rampung pada April-Mei 2026. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa seribu unit sudah berdiri kokoh, menjadi fondasi awal dari mega proyek ini yang diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

"Saat ini, sudah seribu unit Kopdeskel Merah Putih yang selesai dibangun," ujar Ferry saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026). Ia menambahkan, "Sementara itu, hampir 29 ribu unit lainnya sedang dalam proses pembangunan, dengan rata-rata progres mencapai 20%." Angka ini menunjukkan bahwa mesin pembangunan terus berputar, meski belum mencapai kecepatan penuh.

Gebrak Ekonomi Desa! 29.000 Koperasi Merah Putih Siap Melaju!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ferry menyuarakan optimismenya bahwa target penyelesaian 29.000 koperasi ini akan tercapai tepat waktu. Ibarat sebuah kapal yang berlayar dengan kecepatan stabil, ia memproyeksikan seluruh fisik bangunan akan tuntas pada bulan April. "Asumsinya, jika sekarang progresnya 20%, maka di bulan April-Mei nanti, konstruksi fisik sudah 100% selesai," jelasnya, penuh keyakinan.

Namun, penyelesaian fisik hanyalah satu babak. Menkop Ferry menekankan pentingnya persiapan matang untuk operasionalisasi. "Itu membutuhkan persiapan-persiapan untuk mengoperasionalkannya, baik dari sistemnya, sumber daya manusianya, dan lain sebagainya," tambahnya, menandakan bahwa pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan kesiapan ekosistem pendukung agar koperasi dapat berfungsi optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Angka 29.000 unit ini, menurut Ferry, baru merupakan gelombang pertama dari upaya besar Kemenkop. Pihaknya berencana melanjutkan pembangunan Kopdeskel Merah Putih pada semester II tahun ini. "Nanti gelombang berikutnya, mungkin sekitar Agustus-September, akan ada puluhan ribu unit lagi yang menyusul, dan seterusnya," pungkasnya, menggambarkan proyek ini sebagai sebuah maraton panjang untuk memperkuat ekonomi akar rumput di seluruh pelosok negeri.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *