Berita  

Kabar Gembira! Bansos Jumbo Rp 11,92 T Siap Guyur Jutaan KPM!

Mahadana
Kabar Gembira! Bansos Jumbo Rp 11,92 T Siap Guyur Jutaan KPM!

fixmakassar.com – Angin segar berhembus bagi jutaan keluarga di Indonesia. Pemerintah siap menggelontorkan bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras dan minyak goreng senilai fantastis Rp 11,92 triliun. Program ini dirancang sebagai perisai inflasi di kuartal pertama tahun 2026, dengan penyaluran dijadwalkan pada Februari dan Maret mendatang.

Anggaran jumbo tersebut akan dialokasikan untuk pengadaan dan distribusi bantuan, dengan Perum Bulog sebagai ujung tombak pelaksana. Keputusan strategis ini lahir dari High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 29 Januari 2026 di Jakarta.

Kabar Gembira! Bansos Jumbo Rp 11,92 T Siap Guyur Jutaan KPM!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah. "Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, Badan Pangan Nasional melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran bantuan pangan 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita selama dua bulan (Februari-Maret) sebesar 33,2 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat)," ungkap Amran, seperti dikutip fixmakassar.com pada Sabtu (7/2/2026).

Jumlah KPM penerima bantuan ini akan diperluas secara signifikan, menyasar masyarakat desil I hingga IV, serupa dengan penerima program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Peningkatan ini bak gelombang pasang, dari 18,2 juta KPM pada program sebelumnya menjadi 33,2 juta KPM setiap bulannya, melonjak hingga 81,9%. Setiap KPM akan menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng untuk alokasi satu bulan, disalurkan oleh Bulog.

Untuk merealisasikan penyaluran selama dua bulan tersebut, Bulog akan mengerahkan stok beras sebanyak 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kesiapan penuh pihaknya. "Kami sudah bersiap sejak jauh hari agar dapat tersalurkan sebelum Idulfitri pada Maret," terang Rizal. Ia menambahkan, "Sudah ditentukan bulan Februari dan Maret akan dilaksanakan penyaluran Banpang kepada lebih kurang 30 juta penerima manfaat, direncanakan. Jadi kami sudah siapkan memang di bulan Februari dan Maret untuk segera disalurkan bantuan pangan di tahap pertama tahun 2026."

Program bantuan pangan ini bukan barang baru, melainkan kelanjutan dari inisiatif serupa di tahun 2025. Bapanas dan Bulog siap menjadi motor penggerak stimulus ekonomi andalan pemerintah ini. Sebelumnya, program bantuan pangan di tahun 2025 terdiri dari dua tahap: tahap pertama (Juni-Juli) berupa 10 kg beras untuk 18,2 juta KPM, dan tahap kedua (Oktober-November) yang menambahkan 2 liter minyak goreng dengan jumlah KPM yang sama, serta diperpanjang hingga 31 Januari 2026. Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi agar tetap terkendali.

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *