fixmakassar.com – Usulan kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari Rp 4,5 juta menjadi Rp 7,5 juta per bulan, bagai bom waktu yang mengguncang dunia perpajakan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, telah melontarkan usulan tersebut, dan kini bola panas tersebut berada di tangan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Namun, sang menteri keuangan tampak masih berhati-hati. Seperti kucing yang mengintai tikus, Purbaya menyatakan belum menerima informasi resmi terkait usulan tersebut dan perlu menyelidiki lebih lanjut di internal Kementerian Keuangan. "Kami belum membicarakan masalah itu," ujarnya, menunjukkan sikap yang hati-hati, seperti berjalan di atas tali yang rapuh.
Usulan ini memang bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi, kenaikan PTKP diharapkan mampu mendongkrak perekonomian, memberikan suntikan semangat bagi kelas menengah yang selama ini merasa terbebani pajak. Ekonom CELIOS, Nailul Huda, menilai PTKP saat ini terlalu rendah, sehingga banyak penghasilan masyarakat kelas menengah yang tergerus pajak. Namun, di sisi lain, bayangan defisit APBN menghantui. Pengalaman tahun 2013, ketika kenaikan PTKP sebesar 53% menyebabkan penurunan penerimaan PPh orang pribadi hingga Rp 13 triliun, menjadi pelajaran berharga. Yusuf Rendy Manilet dari CORE Indonesia mengingatkan, usulan kenaikan 70% kali ini berpotensi menimbulkan kerugian negara yang jauh lebih besar, terutama di tengah membengkaknya belanja pemerintah. Situasi ini ibarat berjalan di atas pisau, risiko kehilangan pendapatan negara sangat besar.

Namun, ada secercah harapan. Rendy juga menyinggung temuan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu pada 2013, yang menunjukkan penurunan penerimaan PPh hanya berlangsung 1-2 tahun, setelah itu ekonomi pulih dan penerimaan pajak kembali normal. Apakah sejarah akan berulang? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki yang perlu dijawab. Pemerintah harus mempertimbangkan dengan cermat, menimbang untung rugi secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan. Kenaikan PTKP ini bagai sebuah pertaruhan, sebuah langkah berani yang berpotensi memberikan dampak besar bagi perekonomian Indonesia.






